Tuesday, April 17, 2007

Percakapan Tuhan dengan kekasihNya

Hamba : Tuhan, ampuni aku, aku telah terjerumus lagi ke dalam dosa besar
Tuhan : Tidak, hambaku sayang, Aku yg menjerumuskanmu
Hamba : Tapi Tuhan , ak u bukan hamba kesayanganmu…
Tuhan : kenapa kau bilang begitu ?
Hamba : karena, aku bukan wali, apalagi nabi, aku hamba yang gemar berbuat dosa, tak patuh perintahmu, tak mungkin Kau menyayangiku…
Tuhan : siapa yg bilang seperti itu ?
Hamba : kitabMu…Kau berfirman seperti itu
Tuhan : Aku mengatakan demikian, agar para pendosa tidak bangga akan perbuatan dosanya…tidak sombong atas perbuatannya
Hamba : Lalu mengapa Kau mengatakan aku hambaMu tersayang ?
Tuhan : Bagaimana mungkin aku menciptakan sesuatu, kemudian Aku tidak sayang padanya ? Aku berkata demikian agar para alim dan ahli ibadah tak bangga akan perbuatan amalnya…tidak sombong atas perbuatannya
Hamba : Tuhan, lalu mengapa kau menjerumuskan aku ?
Tuhan : Siapa lagi kah dzat yang mampu menjerumuskan atau menyelamatkan selain Aku ? Aku menjerumuskanmu agar bisa bertemu denganmu, karena sholatmu, doamu, dan amalmu hanya untuk mahklukKu.
Hamba : tapi aku ikhlas Tuhan dengan semua amalku…
Tuhan : Tidak kau menginginkan surgaKu dan takut nerakaKu, sedang aku ingin dirimulah yang menemuiku...


Sunday, April 15, 2007

Aku dan aku

16 Oktober 2006

Aku terlepas dari perdebatan melingkar

Menuju pada sunyata yang dua

Bagai buah dan biji

Yang Ahad melingkupi bagai dua

Namun tetap Ahad

Aku Ahad

Namun bukan diriku yang satu

Aku melihatmu

Namun samar dan terhalang

Batu besar itu tercantum hakikatku

Kau dibaliknya tersenyum penuh kemenangan

22 November 2006

Aku adalah tulisan

Yang bisa mengenali penulisku

Membaca awal penulisanku

Menebak akhir penulisanku

Yang menulisku pecinta keindahan

Haruskah aku kagum pada bentuk dan kata-kataku yang indah

Atau kukagumi penulisku dengan karyanya

Aku juga lukisan

Sangat mengenali pelukisku

Menyaksikan goresan awalku

Membayangkan titik akhirku