Hari ini 3 kabar yg cukup membahagiakan, pertama kutemukan jawaban atas pertanyaanku, lalu kedua teman kuliahku sudah mempunyai anak 2 cewek semua, dan ketiga masih teman kuliahku ternyata akan segera menikah 5 November 2006.
Tiga kebahagiaan dirangkai dalam satu ikatan, yang kemudian kunamai sendiri sebagai karunia, untukku, untukmu, dan untuknya.
Kebahagiaan pernikahan, dimanapun dan oleh siapapun melebihi kebahagiaan lain, misal mendapat uang hadiah.
Kemudian kelahiran anak adalah kebahagiaan juga, yang melebihi kebahagiaan lain, semisal lulus kuliah.
Lalu apa hubungan dengan mendapat jawaban bagiku ?
Keduanya menunjukkan hal yang selama ini sulit dimengerti yaitu tentang kebahagiaan. Kemudian ada yang menyimpulkan hal yang paling membahagiakan adalah tergantung dengan waktu dan kondisi, misal saat anak2 adalah ketika dibelikan mainan, saat sekolah adalah ketika kelulusan, setelah bekerja mendapat promosi, dan setelah menikah mendapatkan anak, hingga setelah anak dewasa kembali menyaksikan anak kita menikah, hingga memiliki anak lagi.
Demikian terus hingga aku menyadari bahwa kebahagiaan selalu sirkular, dari titik dan kembali ke titik yang sama. Dan yang lebih penting lagi adalah kebahagiaan ternyata selalu berkaitan dengan pemberian dan penerimaan, "take and give".
Bahagia selalu terpancar ketika kita memberi dan menerima sesuatu. Bagaikan di dalam gua, kabahagiaan bagai gema bagi suara kita, jika kita pancarkan maka akan kita terima...
Demikian hingga akan terjadi hal yang sama pada kesedihan...
